LAPORAN PRAKTIKUM
KEWIRAUSAHAAN
ACARA 5
Berpikir Kreatif (Eksplorasi Ke Planet Venus)

Nama : DENNY
YULFA
NPM : E1J012095
Hari : Senin
Jam : 10.00-12.00
HANGGAR KEWIRAUSAHAAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BENGKULU
2013
Bab I
PENDAHULUAN
A.
Dasar Teori
Setiap manusia memiliki kekurangan
dan kelebihannnya masing-masing, dan kecenderungan dari tiap-tiap insan
tersebut, berupaya dengan keras untuk menutupi kekurangannya dengan kelebihan
yang dimiliki, sehingga dengan bekal potensi yang dimiliki tersebut, setiap
manusia berusaha untuk menunjukkan eksistensinya. Sesuatu yang cukup nampak,
dengan perangai yang “halus” adalah akal pikiran manusia, sebagai lokomotif
untuk menunjukkan jalan atau arah hidup yang akan digeluti, sehingga disebut
dengan profesi.
Secara definitif beberpa tokoh mendefinisikan orang
yang berpikir kreatif, seperti dibawah ini:
·
Menurut J.C. Coleman dan C.L. Hammen (1974), berpikir
kreatif merupakan cara berpikir yang menghasilkan sesuatu yang baru dalam
konsep, pengertian, penemuan, dan karya seni.
·
D.W. Mckinnon (1962) menyatakan, selain menghasilkan
sesuatu yang baru, seseorang baru bisa dikatakan berpikir secara kreatif
apabila memenuhi dua persyaratan:
1)
Pertama, sesuatu yang dihasilkannya harus dapat
memecahkan persoalan secara realistis. Misalnya, untuk mengatasi kemacetan di
ibu kota, bisa saja seorang walikota mempunyai gagasan untuk membangun jalan
raya di bawah tanah. Memang, itu baru, tapi untuk ukuran Indonesia membuat
jalan raya di bawah tanah tidak realistis. Dalam kasus ini sang walikota belum
dikatakan kreatif.
2) Kedua, hasil
pemikirannya harus merupakan upaya mempertahankan suatu pengertian atau
pengetahuan yang murni. Dengan kata lain, pemikirannya harus murni berasal dari
pengetahuan atau pengertiannya sendiri, bukan jiplakan atau tiruan. Misalnya,
seorang perancang busana mampu menciptakan yang unik memesona. Perancang itu
dapat disebut kreatif asalkan rancangan itu memang benar-benar ide dan
karyanya, bukan mencuri gagasan orang lain.
Dari ulasan J.C. Colemen, C. L. Hammen (1974) dan DW Mckinnon (1962), bahwa
orang yang berpikir kreatif, selalu berpikir tentang sesuatu yang baru, sesuatu
yang tiada untuk menjadi ada, dengan cara menghasilkn dari ide-ide brilian yang
diupayakan untuk diterjemahkan kedalam bentuk realitas. Ada berbagai macam
alasan, manusia mencoba untuk berpikir kreatif, tetapi secara umum alasan
berpikir kreatif seperti dibawah ini:
1.Rangsangan
terhadap kebutuhan baru, variasi kebutuhan, dan kebutuhan kompleks
2.Kebutuhan untuk mengkomunikasikan ide-ide dan nilai-nilai
3.Kebutuhan untuk memecahkan masalah
Ciri orang yang berpikir kreatif:
1. Orang yang
berpikir kreatif memiliki banyak energi dan aktif, tetapi mereka juga sering
terlihat tenang dan seperti beristirahat.
2. Orang yang
berpikir kreatif cenderung pintar, namun juga naif pada saat yang sama.
3. Orang yang
berpikir kreatif memiliki kombinasi antara bermain dan disiplin, atau tanggung
jawab dan tidak bertanggung jawab.
4. Orang yang
berpikir kreatif berpikir bergantian antara imajinasi, fantasi dan realitas.
5. Orang yang
berpikir kreatif berlabuh dalam pemikiran yang berlawanan antara keterbukaan
dan ketertutupan.
6. Orang yang
berpikir kreatif juga luar biasa rendah hati dan berbangga diri pada saat yang
sama.
7. Orang yang
berpikir kreatif sampai batas tertentu menghindari stereotipe terhadap gender
tertentu dan memiliki kecenderungan berpikir androgini (laki-laki dan perempuan).
8. Orang yang
berpikir kreatif, umumnya, dianggap memberontak dan independen.
B. Tujuan Praktikum
Pada
praktikum kali ini terdapat tujuan-tujuannya seperti :
1. Meningkatkan
berpikir kreativitas mahasiswa
2. Menemukan
kreativitas akibat pengekangan faktor belenggu yang menghambat kreativitas.
Bab II
METODOLOGI
A. Alat dan Bahan
Disini kita ada juga bahan dan alat
yang terdapat dalam praktikum, seperti :
1)
Kaset CD
2)
DVD
3)
Speaker
4)
Kertas catatan
B. Cara Kerja
Ada pun cara
kerjanya :
1.
Bunyi music di perdengarkan kepada mahasiwa
2.
Mahasiswa mendengarkan music dengan penuh konsentrasi
3.
Dosem memberi instruksi kepada praktikan untuk
memejamkan mata secara perlahan, mahasiswa dilarang untuk membuka mata atau pun
pikiran yang lain ( music tetap mengalun selama eksplorasi).
4.
Dosen pemandu perjalanan eksplorasi ke planet venus
hingga kembali ke bumi
5.
Setelah kembali di bumi mahasiswa diminta untuk
membuka mata
6.
Mahasiswa diminta melukis (menggambarkan) di atas
kertas hasil temuan selama eksplorasi (beri nama gambar tersebut)
7.
Evaluasi dilakukan dua kali, yakni evaluasi pada
gambar pertama (setelah eksplorasi) dan gambar kedua dikerjakan setelah
evaluasi gambar pertama. Gambar kedua dibuat bersama-sama dalam kelompok.
8.
Berikan kesimpulan dan jelaskan makna kreativitas.
DAFTAR
PUSTAKA
Sumber : http://www.blog-berbagi.com/2012/05/berpikir-kreatif-pecahkan-masalah-blog.html